Sambal Ikan Teri Daun Jeruk

Hai readers,

Sebelumnya, Cintaresep mau mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek buat teman2 yang merayakan
Semoga di tahun yang baru ini kesuksesan, kemakmuran, dan kebahagiaan selalu menyelimuti hidup teman2 yaaa…
Gong Xi Fa Cai 2566 …Kiong Hi Kiong Hi…

Postingan kali ini ga ada hubungannya dengan menu Imlek ya, hihi karena terus terang saja saya ga masak di malam imlek. Sesuai tradisi biasanya Ibu saya lah yang memasak. Saya tinggal datang ke rumah Ibu, mengucapkan Selamat Tahun Baru, makan2, dan membagi angpau kepada orangtua dan adik2 karena saya sudah menikah. Ini tahun ketiga saya merayakan Imlek dengan status yang baru. Sebelumnya sayalah yang menagih dan panen angpau hahaha…

Kali ini saya mau share resep sambal teri yang biasanya disajikan sebagai hidangan pelengkap saja di samping menu lauk pauk yang sesungguhnya. Asiknya sambal teri ini bisa disimpan di dalam wadah kedap udara untuk jangka waktu yang lama. Kurang lebih 1 hingga 2 bulan, apabila cara memasaknya sudah benar.

teri sambal3

Resep Sambal Teri Daun Jeruk by Cintaresep

Bahan :

125 gr ikan teri kering
1 siung bawang putih, iris2
2 siung bawang merah, iris2
1 buah cabai merah, iris2
4 buah cabe rawit (atau sesuai selera), iris2
2 lembar daun jeruk purut, iris2
1/4 sdt gula pasir

Cara membuat :

1. Goreng ikan teri dengan api sedang hingga garing, tiriskan
2. Tumis bumbu hingga harum, lalu masukkan ikan teri, tambahkan gula, aduk terus hingga rata dan kering dengan api kecil
3. Sajikan

teri sambal

 

Sambal Teri ini sangat nikmat dimakan dengan nasi hangat. Hubby memakannya dengan Tongkol Cabe hijau dan tak berhenti berdecak keenakan, hehehe. Katanya Sambal Teri ini udah mirip dengan rasa sambal yang dijual di kemasan toples yang pernah kami favoritkan. Bedanya Masakan Rumah yang ini gak pakai penyedap apapun.Lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.

teri sambal2

 

Lain kali saya ingin membuatnya dalam versi yang tidak pedas, supaya Gregory bisa makan juga. kandungan gizi terutama kalsium dalam ikan teri ini sangat baik untuk si kecil, lho..
Dulu semasa MPASI saya suka membuatnya dalam bentuk yang dijadikan bubuk, supaya bisa dicampurkan ke dalam makanan. Sekarang, setelah gigi2 mulai bermunculan tidak ada salahnya untuk memberinya dalam bentuk utuh.

Semoga menginspirasi yaaa🙂🙂🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s