Soto Matraman

Hi readers, howdy do?

Saya ini adalah salah satu dari sekian banyak orang penikmat soto. Apalagi soto yang khas dari daerah2 itu saya inceeerr banget. Saban keluar kota selalu kuliner yang dicari ya sotonya.
Nah, salah satu menu soto yang menggoda untuk saya masak itu Soto Matraman, resep dari founder of Natural Cooking Club, Ibu Fatmah Bahalwan yang banyak tersebar di grup di facebook. Dari sekian banyak members yang mencoba mungkin saya yang paling telat  hehehe.

1424176196689

Usut punya usut, ternyata asal mula Soto Matraman ini dari Jakarta Timur. Ahhaa bukan soto Betawi tapinya ya. Kalo Soto Betawi itu kan pakai daging jeroan sapi. Kalo Soto Matraman ini pakai daging ayam. Alangkah sedapnya kalo pake Ayam yang masih utuh belum dipotong2, jadi tinggal disuwir dan dagingnya itu masih lembab. Berhubung saya belinya di tukang sayur yang terlanjur sudah dipotong2, jadi capcus lanjut masak aja. Berikut resepnya ya, tentunya dengan penyesuaian ala cintaresep,

Resep Soto Matraman khas Jakarta Timur

sumber : klik disini NCC FB Group dengan adaptasi oleh cintaresep

Bahan : 

1 ekor  ayam, potong jadi 4 bagian, saya pakai ayam kampung, rebus hingga empuk sekitar 3 jam atau bisa menggunakan presto
1  liter air kaldu bekas merebus ayam
1 sdt garam
minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu halus:

10 siung bawang merah
5 butir bawang putih
3 cm jahe
3 cm kunyit
½ sdt  merica bubuk
1 sdt garam
3 lembar daun jeruk purut
2 batang sereh, memarkan

Pelengkap:
200 gr  soun, rendam air panas 5 menit, tiriskan
250 gr  taoge, rendam air panas 5 menit, tiriskan
150 gr  kol putih, iris tipis.
2 bh tomat, potong dadu
3 buah kentang, iris tipis, cuci bersih hingga air cucian bening, tiriskan, goreng hingga garing
1 sdm bawang goreng
2 batang daun bawang, iris halus
2 batang seledri, iris halus
1 bh jeruk nipis, ambil airnya.
Kecap secukupnya.

Sambal:
50 gr   cabe rawit merah

Cara membuat:

1. Rebus ayam dengan garam hingga empuk, saring kaldunya
2. Goreng ayam sebentar, suwir2
3. Tumis bumbu halus dengan minyak panas hingga harum, masukkan ke dalam kaldu. Setelah mendidih, masukkan sereh dan daun jeruk
4. Penyajian : Ambil soun, taoge, kol, tomat, kentang, suwiran ayam, daun bawang, dan daun seledri. Tuangi kuah soto panas-panas. Tambahkan bawang goreng, sambal, kecap, dan perasan jeruk nipis
5. Sambal : rebus cabe rawit merah hingga lunak, haluskan, beri sedikit kaldu.

1424176146843

 

si tukang sayur ini ga kebetulan banget melupakan pesanan saya yaitu daun bawang dan daun seledri, jadi aja saya makannya ga pake dedaunan yang menimbulkan wangi sedep khas kuah soto. Berhubung udah laperr, ga penting banget kalo ngeributin sledri yaahhh jadi mari disantap sajaaa. Mantep uenaaaakkkk banggg!!! hubby aja sampe nambah2 segala lho makannya. Bagian favorit saya adalah keripik kentangnya. Sepertinya ini yang membedakan Soto ini dibanding Soto khas lain. Renyahnya dipadu dengan hangat kuah soto passss bangett. Kerupuk lewaaattt.. ;p ;p ;p

Disini, tahapan menggoreng ayamnya saya skip untuk mengurangi konsumsi minyak namun tidak mengurangi kesakralan Soto kok. Ga percaya, gih cobainnn…🙂🙂🙂

1424176242815

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s