Roti Manis Sedang – Postingan Hubby ^^

Awal2 bikin blog ini, hubby udah bookin pengen juga nulis di blog saya, dan kemarin dia udah semangat banget bikin roti buat difoto2 sekaligus cek n ricek resep pribadinya. Sebagai istrinya, saya bangga banget karena dia tuh rajinnnnnn hahaha. Ampe roti aja dia mau eksperimen buat hampir 1 bulanan lebih, dan rasanya enaaaakkk banget, talented husband, i think.

Cita2 nya dia emang pengen bikin pabrik roti, pengen buka toko roti yang laris manis. Rasanya enak ampe orang ga bosen kalo harus makan rotinya dia tiap hari, hahaha. Sampai hari ini sih pelanggan yang ga pernah bosan makan rotinya tiap hari adalah istri tercintanya…;-)

Roti2 ini bisa dimakan pakai selai, dibarengin teh manis hangat sore2, buat sarapan ringan pagi hari, diminum pake milo, or susu hangat, bisa di panggang ulang juga supaya agak kering, pokonya segala pendamping cocok banget deh, Dan karena bikin roti ini ngulennya masih manual ga pake mixer, bisa juga sambilan olahraga buat bentuk otot hihihi secara adonannya tuh tebel dan butuh tenaga ekstra buat ngadonnya.

Sekian kata pengantar dari saya, berikut ini resepnya dipersembahkan dengan senang hati oleh Robert. Enjoy his share..;-)

RESEP ROTI MANIS SEDANG

Peralatan :

Baskom sedang ukuran 20- 25 cm

Mixer roti, jika tidak ada bisa diaduk manual dengan menggunakan sendok nasi

Loyang roti ukuran 10x10x20

Bahan Roti Manis Sedang :

Image

Terigu Protein Rendah (Kunci)   Tinggi (Cakra) 125 gram, lebihkan sedikit untuk ditaburkan pada loyang

Terigu Protein Sedang (Segi Tiga Biru )    125 gram

Ragi                                                        4 Gram

Gula                                                       60 gram

Garam                                                  1/2 sdt

Telur                                                      1 Butir, kocok

Air Es                                                     75ml

Susu Cair                                              50 ml

Margarin / Shortening                   40 Gram, lebihkan sedikit untuk dioleskan pada loyang

Proses Peralatan :

1. Oleskan mentega pada loyang roti, tipis – tipis

2. Taburkan merata 1 sendok teh terigu , diketok – ketok loyangnya agar lebih merata

Proses Adonan:

1. Terigu, ragi, gula, garam dicampur rata dalam baskom sedang.

2. Masukan telur ke dalam adukan terigu, aduk hingga tercampur rata

3. Masukan Air es,  dan susu cair secara perlahan – lahan dan bergantian sambil adonan terus diaduk (sebagai alternatif, susu cair dan air es bisa  dicampur terlebih dahulu dan dimasukan pelan – pelan ke adonan). Aduk adonan selama kurang lebih lima menit hingga setengah kalis (tidak lengket)

4. Olesi margarin di adonan dan aduk terus hingga kalis

5. Biarkan adonan mengembang / di fermentasikan selama 45 Menit.

TIPS PENTING : agar hasil lebih maksimal, panaskan oven dengan suhu 150 derajat selama 10 menit kemudian matikan oven dan masukan baskom yang berisi adonan ke dalam oven sambil pintu oven dibuka. 

6. Setelah adonan mengembang, adonan di kempeskan, masukan adonan ke dalam loyang roti kemudian diamkan lagi selama 45 menit .

7. Panggang selama 30 menit dengan suhu 190 deratat celsius atau hingga bagian atas roti berwarna kecoklatan

8. Keluarkan roti dari loyang, tunggu agak mendingin dan roti siap disajikan.

Roti ini memiliki Tingkat kemanisan manis sedang dan dapat dimakan tanpa ada isian atau bisa divariasi dengan isian keju, coklat maupun susu

Image

TIPS Mewarnai kulit atas roti

Mewarnai kulit atas roti tidaklah sulit, bahan – bahannya hanya kuning telur dan susu cair dikocok rata.  Dan di olesi sebelum masuk dalam proses pemanggangan.

SONY DSC

Sebagai perbandingan pada foto di atas

Kiri, hanya dioles dengan menggunakan kuning telur saja

Tengah, merupakan campuran 1 kuning telur dan satu sendok makan susu

Kanan hanya diolesi susu saja.

Terlihat jika hanya menggunakan kuning telur saja, maka warna roti akan pecah – pecah . Olesan kuning telur cocok untuk digunakan pada kue kering (misal nastar) .

Jika hanya susu saja sebagai bahan olesan , maka warnanya akan pucat dan perlu waktu lebih lama lagi di panggangan untuk membuat menjadi berwarna cokelat. Dan karena waktu pemanggangan makin lama, beresiko kulit roti menjadi keras.

Hasil yang menurut saya sempurna adalah jika digunakan campuran kuning telur dan susu.

Namun pernah juga saya melihat roti – roti yang diproduksi di daerah indonesia timur, warnanya coklat namun tidak mengkilap, setelah saya teliti ternyata mereka tidak menggunakan bahan olesan. contoh seperti foto di bawah ini

ImageTuhhh, keren2 yahh hasilnya.. sekali lagi ini roti home made, buatan rumah jadi kualitas bahannya ga diragukan, pasti pakai yang terbaik, dan kalo dimakan meski sedikit jauh lebih kenyang soalnya raginya kan dikit, bukan buat jualan sih… cobain yah resepnya, beli roti buat sarapan mah terlalu mainstream, kata hubby, hihiiii…

2 thoughts on “Roti Manis Sedang – Postingan Hubby ^^

  1. mb,,itu beneran pake tepung prot rendah? Setauku kl buat roti pake prot tinggi,dan d foto juga cakra,tp resepnya kok prot rendah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s